Search

Wednesday, May 30, 2012

Bahasa Sandi Tipar Sukabumi (Sani Widal)


Basa Sani Widal


  Pernah mendengar ungkapan “nyigun-nyigun wala yakpi?” ini bukan bahasa Arab, atau pernah mendengar kata-kata seperti berikut ; putiw, hupan, jedow, nyasug, soleng, bipeung? Hmm… apa sih? Ini adalah ungkapan atau kata-kata yang biasa digunakan masyarakat Sukabumi khususnya di Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi Jawa Barat. 
  Bahasa tersebut adalah Bahasa Sandi Widal atau yang lebih dikenal dengan nama Basa Sani Widal, Widal sendiri berarti Tipar, bahasa khas daerah masyarakat Sukabumi Jawa Barat yang merupakan ragam bahasa sunda nonstandar yang digunakan dengan perubahan (Transformasi) pelafalan fungsi huruf sebenarnya. Bahasa sani atau widal ini bisa di sebut juga bahasa prokem atau bahasa slang dialek sunda, dimana perubahan pelafalan bentuk huruf pada konsonan. Misalnya, huruf B menjadi H, M menjadi N, dan ‘ng’ menjadi ‘ny’ dll.
   Diperkirakan bahasa sani  ini berasal dari daerah Tipar Kota Sukabumi yang digunakan secara turun temurun dari orang tua sampai anak-anak Tipar saat ini masih mempergunakannya dala pergaulan sehari hari dengan bahasa dan dialek sunda sebagai medianya.
   Konon sejak jaman perjuangan dulu dipergunakan untuk mengelabui musuh, kemudian ada pendapat juga yang mengatakan bahasa jawara dan preman yang bermukim di daerah tipar dan sekitar dengan daerah operasinya pasar.
   Di daerah lain seperti Malang dan Jogjakarta ada bahasa yang hampir sama dikenal dengan bahasa Walikan atau kebalikan namun berbeda dengan Malang dan Jogja, Basa Sani Widal punya rumus tersendiri


Rumus sederhananya seperti ini:
1. Untuk pelafalan huruf vokal (hidup)  tetap, tidak terjadi perubahan:
Huruf A tetap dibaca A
Huruf I tetap dibaca I
Huruf U tetap dibaca U
Huruf E tetap dibaca E
Huruf O tetap dibaca O


2.  Untuk pelafalan huruf Konsonan terjadi perubahan:
Huruf B menjadi huruf H
Huruf C menjadi huruf J atau Z ( huruf yang berbunyi mirip)
Huruf D menjadi huruf P, F, V ( huruf yang berbunyi mirip)
Huruf F menjadi huruf D
Huruf G menjadi huruf S
Huruf H menjadi huruf B
Huruf J menjadi huruf C
Huruf K menjadi huruf N
Huruf L menjadi huruf R
Huruf M menjadi huruf Y
Huruf N menjadi huruf K,Q, X ( huruf yang berbunyi mirip)
Huruf P menjadi huruf D
Huruf Q menjadi huruf N
Huruf R menjadi huruf L
Huruf S menjadi huruf G
Huruf T menjadi huruf W
Huruf V menjadi huruf D
Huruf W menjadi huruf T
Huruf X menjadi huruf N
Huruf Y menjadi huruf M
Huruf Z menjadu huruf C
Dalam Bahasa Sani Huruf  yang berbunyi mirip
F dan V disamakan menjadi huruf P.
Q dan X disamakan menjadi huruf K karena kemiripan pelafalannya


3. Kata yang diawali huruf vokal ditambah dengan ‘NY’ pada awalannya:
Contoh :
Si Asep Loba duitna
menjadi
Gi nyaged roha putiwka


Isuk-isuk mandi arek indit ka sakola
menjadi
Nyigun-nyigun yakpi nyalen nyikpiw na ganora


untuk kata-kata tertentu seperti ‘DUIT” tidak menjadi PUNYIW tapi PUTIW ada sisipan T untuk memudahkan sepeterti DUIT yang dibaca DUWIT


4. Kata yang diawali huruf ‘NY’ berubah dengan ‘NG’ dan kebalikannya:
Contoh :
Ngaroko jeung Nginum kopi Ngeunah Pisan
Ngalono ceung Ngikuy nodi Nyeukab Digak ( untuk kasus tertentu tergantung enak pemakaiannya, perhatikan Ngeunah jadi Nyeukab, hehehe.. namanya juga prokem )


bersambung -
nyulang nyalen pabal beura :)

Thursday, April 5, 2012

Antusiasme: Tips Efektif Menjaga Semangat Kerja


Menjaga Agar Antusiasme Kerja Tetap Membara 


Setiap orang yang mendapatkan pekerjaan pada awalnya sangat senang dengan pekerjaan itu. Melompat kegirangan, menelpon Mama-Papa, dan menggunakan gaji pertama untuk mentraktir orang-orang tercinta. Antusiasme telah memenuhi sekujur tubuhnya. Jika Anda mengingat kembali, betapa dahulu ketika pertama kali mendapatkan pekerjaan; tentu Anda masih memiliki antusiasme yang tinggi juga. Ngomong-ngomong, masih adakah antusiame itu hingga sekarang?


Begitu banyak hal yang dapat dengan mudahnya memadamkan antusiasme kerja seseorang. Untuk sekedar membicarakannya setelah menjalani masa kerja beberapa tahun rasanya kok tidak lucu lagi. Tetapi, jika bara antusiasme kerja Anda tidak dibangkitkan lagi, maka lama kelamaan akan padam seperti bara api yang tidak dirawat.


Bagi Anda yang tertarik untuk belajar menjaga antusiasme kerja agar tetap membara, saya ajak untuk memulainya dengan menerapkan 5 kemampuan Natural Intelligence berikut ini:.


1. Persoalan didalam diri Anda, bukan faktor dari luar. 
Perhatikan bahwa kondisi kantor yang membuat Anda kehilangan antusiasme itu berlaku juga kepada orang lain. Boss yang penuntut, system yang belum terbentuk, kenaikan target yang ugal-ugalan. Dalam kondisi yang berlaku umum seperti itu kok masih saja ada orang-orang yang tetap antusias ya? Jika Anda kehilangan antusiasme, maka sebentar lagi juga Anda akan tergilas oleh semangat orang lain yang tetap antusias. Jadi, ternyata bukan soal lingkungan. Antusiasme itu adalah soal didalam diri Anda sendiri.


2. Raga Anda butuh Oksigen, begitu pula Jiwa Anda. 
Antusiasme itu bagaikan oksigen yang menghidupi seluruh sel didalam sekujur tubuh Anda. Jika tubuh Anda kekurangan oksigen, maka proses metabolisme penghasil energy tidak bisa berjalan semestinya; dan tubuh Anda pun menjadi lemah. Tanpa antusiasme, jiwa Anda tidak memiliki cukup energy untuk melakukan tindakan apapun. Lihatlah orang yang tidak antusias, mereka terlihat malas, bukan? Beri jiwa Anda antusiasme yang terus menerus menggelora, maka Anda akan selalu memiliki tenaga melimpah ruah untuk melakukan apa saja dalam hidup Anda.


3. Mintalah penugasan-penugasan baru. 
Coba perhatikan bayi-bayi mungil disekitar Anda. Berikanlah kepada mereka hal-hal baru, atau mainan-mainan baru; maka mata mereka langsung berbinar dan tangan mereka langsung menggapai-gapai. Beberapa puluh tahun yang lalu, Anda juga lucu dan antusias seperti itu. Jika sekarang Anda membutuhkan sesuatu yang bisa mengobarkan kembali antusiasme Anda, maka mintalah penugasan baru kepada atasan Anda. Sesuatu yang benar-benar menantang dan memompa adrenalin Anda. Maka Anda akan menemukan semangat para bayi didalam diri Anda. Hanya saja, Anda harus ingat bahwa tugas-tugas baru tidak selalu berarti jabatan baru. Tidak selalu tersedia jabatan baru, tapi akan selalu ada tugas-tugas baru yang menanti Anda secara proaktif merangkulnya.


4. Antusiasme itu memancarkan energy positif. 
Interaksi dengan orang lain melibatkan energy yang tidak kelihatan secara fisik atau sering disebut sebagai aura. Anda tidak perlu memiliki kesaktian untuk mengetahui apakah seseorang yang Anda temui itu mempunyai aura positif atau tidak. Anda bisa merasakannya tanpa berkata-kata. Kepada orang yang auranya positif, Anda pasti suka. Demikian pula halnya orang lain yang pasti akan suka kepada Anda yang mampu memancarkan aura positif. Sungguh, tak seorang pun tahu persis bagaimana ‘membuat’ energy positif. Namun kita tahu bahwa antusiasme memancarkan energy positif itu. Jadi, antusiaslah. Dengan sendirinya Anda memiliki energy positif yang melimpah. Dan Anda pun seperti baru terlahir kembali.


5. Turbin Antusiasme berada didalam iman. 
Seseorang yang beriman kepada Tuhan tentu yakin bahwa setiap detik dalam hidupnya dinilai oleh Tuhan untuk ditukar dengan imbalan yang tak ternilai harganya. Itulah sebabnya, mengapa orang-orang yang beriman dengan benar tidak pernah membiarkan hidupnya tersia-siakan. Orang yang antusiasmenya rendah sering membiarkan waktu berlalu begitu saja. Sedikit berbuat dan enggan bertindak. Sedangkan orang yang memiliki antusiasme tinggi terus memacu dirinya untuk terus berkontribusi kepada hidup. Karena dia percaya, bahwa tujuan dari setiap tindakannya di rumah, di kantor, dimana saja adalah untuk Tuhannya. Maka hidupkanlah iman. Karena iman akan menekan tombol ‘ON’ pada generator pembangkit antusiasme yang memberi energy, dan menerangi jalan hidup Anda.


Tidak ada orang antusias yang malas. Tidak ada orang antusias yang lemas. Tidak ada orang antusias yang membiarkan hidupnya terombang-ambing oleh faktor luar dan lingkungan yang melemahkannya. Orang-orang antusias adalah mereka yang bersedia mengambil tanggungjawab pribadi. Mencurahkan seluruh energy untuk menuntaskan tugas-tugasnya. Dan memastikan bahwa hasil karyanya berkualitas tinggi, dan berkelas. Begitulah sifat orang-orang antusias.


sumber: dadangkadarusman.com

Thursday, March 29, 2012

Sisi Lain Adolf Hitler (Hitler, Nazi, dan Islam)

Yang anda baca berikut ini adalah terjemahan dari sebuah email berbahasa Malaysia dari milis ikasmanca@yahoogroups:
Rasa hormat saya pada lelaki agung ini, Adolf Hitler, semoga ada yang meniru jejaknya pada jaman sekarang.



Saya mengobrol dengan saudara saya yang sedang menyelesaikan tesis PhD-nya. Saya amat terkejut ketika dia menyatakan tesis beliau mengenai Adolf Hitler, pemimpin Nazi. Lalu saya bertanya,”Sudah tiadakah tokoh-tokoh Islam di dunia ini hingga engkau memilih si bodoh ini menjadi tema tesismu?”
Dia tertawa lalu bertanya apa yang saya ketahui tentang Hitler.
Saya jawab bahwa Hitler adalah seorang pembunuh yang membunuh semuanya dan menganggap bangsa Jerman di atas segala bangsa lain. Lalu dia bertanya darimana sumber saya. Dari TV tentunya, jawab saya. Lalu saya katakan bahwa Hitler membunuh semua manusia. Kemudian dia berkata,” Baiklah, pihak Inggris telah melakukan yang lebih keji dari itu. Pihak Jepang semasa kekaisaran juga sama. Namun, mengapa dunia hanya menghukum Hitler dan menjelek-jelekkan nama Nazi seolah-olah Nazi masih berwujud hingga hari ini sementara dunia melupakan kesalahan Inggris terhadap Skotlandia, Jepang terhadap dunia dan Afrika Selatan terhadap warga kulit hitam-nya?


Saya lantas meminta jawabannya. Dia meneruskan,” Ada dua alasan :
1. Prinsip Hitler mengenai Yahudi, Zionisme dan proses berdirinya negara Israel. Hitler telah melancarkan Holocaust untuk membasmi Yahudi karena beranggapan nantinya Yahudi akan menjerumuskan dunia.
2. Prinsip Hitler mengenai Islam. Hitler telah mempelajari sejarah kerajaan terdahulu dan umat yang lampau, dan dia telah menyatakan bahwa ada tiga peradaban yang terkuat yaitu Persia, Romawi dan Arab. Ketiganya telah menguasai dunia pada masa lalu. Sementara Persia dan Romawi masih melanjutkan peradaban mereka hingga hari ini, namun Arab hanya bertengkar dengan sesamanya. Dia melihat ini sebagai satu masalah karena Arab akan merobohkan Peradaban Islam yang dia telah lihat begitu hebat pada masa lalu.


Karena dia merasa kagum pada Peradaban Islam, dia telah mencetak panduan mengenai Islam dan diedarkan kepada tentara Nazi sewaktu perang, walaupun kepada tentara yang non-Muslim.



Beliau juga memberi kesempatan tentara Jerman yang muslim untuk menunaikan sholat ketika masuk waktunya di manapun juga…bahkan tentara Jerman pernah sholat di Lapangan Berlin dan Hitler menunggu hingga mereka menyelesaikan sholat jamaah untuk menyampaikan pidatonya.





Hitler juga sering bertemu dengan para Ulama dan meminta pendapat mereka serta belajar dari mereka tentang agama dan kisah para sahabat dalam menyusun strategi…



Dia juga meminta para Syeh untuk mendampingi tentaranya dan mendoakan mereka yang non-muslim dan memberi semangat kepada tentara muslim untuk memerangi Yahudi…







Semua data ini adalah hasil kajian sejarah yang dilakukan oleh saudara saya untuk tesis PhD-nya dan dia meminta saya untuk tidak menambahi apapun supaya tidak menyusahkannya ketika memaparkannya nanti. Dia melarang saya memadukan kajian ini dengan data-data dari internet karena saya bukan pakar bidang sejarah. Tetapi gambar-gambar yang ada di sini sudah lama tersebar dan semua orang boleh melihatnya di internet.
Namun, saya tetap mencari data tambahan dari internet dan menemukan beberapa hal yang menarik:

1) Pengaruh Al-Quran di dalam ucapan Hitler.
Ketika tentara Nazi tiba di Moscow, Hitler berniat menyampaikan pidato. Dia memerintahkan para penasihatnya untuk mencari kata-kata pembukaan yang agung dari kitab suci, kata-kata ahli filsafat ataupun dari bait syair. Seorang sastrawan Iraq yang tanggal di Jerman memberi masukan ayat Al-Quran yang artinya : Telah dekat Hari Kiamat dan telah terbelah bulan…
Hitler merasa kagum dengan ayat ini dan menggunakannya sebagai kalimat pembukaan dan isi kandungan pidatonya. Memang para ahli tafsir menjelaskan bahwa ayat tersebut bermakna keagungan, kekuatan dan arti yang mendalam.
Hal ini dinyatakan Hitler dalam bukunya Mein Kampf yang ditulis di penjara bahwa segala tindakannya berdasarkan Al-Quran khususnya tindakannya terhadap Yahudi..

2) Hitler bersumpah dengan nama Allah yang Maha Besar
Hitler telah memasukkan sumpah dengan nama Allah yang Maha Besar di dalam ikrar pimpinan tentaranya yang akan tamat belajar di Akademi tentara Jerman.
” Saya bersumpah dengan nama Allah (Tuhan) yang Maha Besar dan inilah sumpah suci saya, bahwa saya akan mematuhi semua perintah pimpinan tentara Jerman dan pemimpinnya Adolf Hitler, panglima tertinggi, bahwa saya akan selalu bersedia untuk mengorbankan nyawa saya kapanpun demi pemimpin saya”

3) Hitler pantang meminum arak 

Ketika dia gemetar saat keadaan pasukan Jerman sedang goncang dan berbahaya. Waktu itu para dokter memintanya meminum arak sebagai obat dan beliau menolak sambil berkata,” Bagaimana anda ingin menyuruh seseorang minum arak untuk pengobatan sedangkan dia seumur hidupnya tak pernah menyentuh arak?”
Ya, Hitler tidak pernah menyentuh arak sepanjang hayat…minuman kegemarannya adalah teh celup yang khas…


Tujuan penulisan ini bukanlah untuk membela apa yang telah dilakukan Hitler, tetapi hanya bertujuan untuk menyingkap apa yang disembunyikan oleh pihak Barat (Yahudi / Zionis). Semoga kita semua memperoleh manfaat.

Sumber: http://ekoh4riyanto.wordpress.com/

Thursday, March 22, 2012

Tips Memberikan Servis Bisnis Yang Terbaik



Produk bagus saja tidak menjamin kesuksesan berbisnis. Pelayanan yang memuaskan juga memegang peranan penting, sehingga bisa membuat pelanggan datang dan datang lagi.Namun pelayanan yang begus ‘saja’, juga belum cukup untuk membuat roda bisnis terus berputar. Produk boleh sama, tapi harga bisa berbeda. Faktor yang membedakan harga, salah satunya adalah servis. Bisa dikatakan, servis yang baik dan memuaskan menjadi ‘senjata’ utama untuk mendatangkan laba. Bahkan, bisa sekaligus mempromosikan bisnis Anda secara gratis. 

Berikut ini akan diuraikan 8 tips servis terbaik bagi pelanggan atau beberapa pakar sering menyebutnya sebagai 8 bites of service, namun saya sering menyebutnya sebagai 8+ bites of service, apapun bentuk usaha Anda:
1. Access. 
Pelanggan akan dengan mudah menyebut bahwa pelayanan bisnis Anda bagus, kalau ia memiliki kemudahan dalam mengajukan keluhan. Bisa melalui telepon. SMS, atau kotak saran. Pastikan sarana ini tersedia dan terpantau.
2. Responsiveness. 
Wadah untuk mengajukan keluhan sudah tersedia, tetapi keluhan pelanggan tak pernah ditanggapi. Padahal janjinya akan segera ditindaklanjuti. Kotak saran jangan dibiarkan berdebu, karena lama tak dibuka. Jangan anggap sepele kotak saran atau SMS dari pelanggan tersebut. Kalau dibiarkan saja, pelanggan bisa saja kemudian menulis di Koran, dan akibatnya seluruh negeri jadi tahu ‘aib’ perusahaan Anda. Dan hal ini merupakan black campaign yang sangat merugikan Anda.
3. Competency. 
Sikap pelanggan bisa berbeda-beda, jika meraka merasa tidak puas. Ada yang hanya diam, lalu tak pernah kembali. Ada pula yang melakukan complain, sambil berteriak, “Saya ingin bicara dengan manajermu saja!” Semua itu bisa terjadi jika front liner tidak memiliki kemampuan untuk memberikan solusi di lapangan, bahkan mungkin tidak memiliki product knowledge yang cukup. Jadi, para front liner ini, harus pintar dan berkompeten dalam bidangnya.
4. Courtesy. 
Bagaimanapun, menyapa pelanggan dengan senyum harus dikedepankan. Salam pembuka, menggunakan three-magic-words, seperti “Selamat Pagi, Pak” atau “Selamat Siang, Bu” menjadi kewajiban yang harus disampaikan kepada pelanggan untuk menyambutnya. Keramahan ini akan membuat pelanggan merasa dihargai. Jika pelangan marah, tetapi disuguhi dengan senyum, kemungkinan besar emosinya bisa turun.
5. Reliability. 
Menepati janji adalah sebuah keharusan. Front liner yang sopan, tetapi makanan yang katanya akan diantar dalam 10 menit, ternyata sudah 20 menit, belum juga terhidang. Atau, Anda menjual barang elektronik dengan harga terjangkau, tapi suku cadangnya sulit diperoleh.
6. Speed. 
Di era sibuk seperti saat ini, pelanggan tak boleh dibiarkan menunggu atau antre terlalu lama. Ketika pelanggan meminta bon tagihan, pegawai Anda harus segera bergerak. Jangan sampai membuatnya memanggil pegawai yang lain, hanya untuk diabaikan lagi dengan alasan toko sedang ramai pengunjung.
7. Security. 
Pelanggan harus merasa aman dan nyaman. Barang yang tertinggal, dompet misalnya, sebaiknya Anda kirimkan. Kalau tidak tercantung alamat, simpanlah sampaia pelanggan itu datang kembali. Tak hanya soal barang, faktor keamanan disini juga berarti bahwa Anda harus mampu menjaga kerahasiaan data pelanggan. Untuk, bisnis tertentu, kadang pelanggan membutuhkan kerahasiaan untuk menjaga privasinya.
8. Tangible. 
Katanya, omzet bisnis Anda mencapi 1 milyar per bulan. Tetapi, mengapa bangunan tempat Anda berbisnis dibiarkan tidak terawat? Penampilan para front liner juga tak meyakinkan. Kala demikian halnya, bagaimana pelanggan akan percaya bahwa perusahaan Anda dapat dipercaya (bonafide)?
9. Professional. 
Pelanggan tidak pernah bertanya mengenai berapa besar asset perusahaan Anda, atau berapa biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membangun gedung kantor yang megah. Pelanggan tak mau tahu urusan itu. Pokoknya, mereka akan selalu menuntut diperlakukan dengan baik. Itu saja. Jadi, serumit apapun permasalahan pribadi Anda, Anda harus bisa selalu bersikap professional dengan memisahkan antara urusan pribadi dan urusan perusahaan.
Sumber: easy-how.com